Jumat, 23 November 2012



DUBAI-MILAN

Jam 03.30 waktu dubai, kami bersiap-siap masuk pesawat,  dengan penerbangan EK-101 tujuan Dubai-MIlan. Pesawat tinggal landas menuju Milan jam 0.4.30 waktu dubai menuju bandara international  Malpensa (Milan).  Bandara ini merupakan bandara terbesar ke dua setelah bandara Roma. Penerbangan menuju Milan ditempuh selama 8 jam, selama perjalanan, hanya diiringi mimpi-mimpi indah mengenai kota Milan yang terkenal dengan kota yang unik dengan berbagai cerita legendaris pada abad 16. Kira-kira, kami sampai di Milan jam 12.00 siang. Selanjutnya kami menuju ke bagian pengecekan paspor lalu ke ruang pengambilan bagasi  untuk pengambilan barang. Tak lama kemudian kami keluar menuju parkiran bis di depan bandara Malpenza. Kami sudah ditunggu bis Lorenzo yang siap mengantarkan kami menuju ke kota Milan. Setelah semua berkumpul, kami dan rombongan naik bis meluncur ke kota Milan. Jarak tempuh dari bandara international Malpenza  ke kota Milan  selama 2 jam, yang melewati jalan tol Milano-Varese. Sepanjang jalan menuju Milan, banyak dilihat perkebunan anggur, bangunan tua yang indah , unik dan memiliki nilai seni yang tinggi menambah semarak perjalanku  menuju Kota Milan, yang ditambah suasana sejuk,  dan dingin mengingatkan kami sekarang di belahan bumi subtropik yang memiliki 5 musim. Cuaca yang cerah,  suhu antara 14-16 derajat celcius  yang menghantarku selama perjalanan.  Kadang-kadang terlihat di sisi kanan jalan nampak gulungan mulsa jerami gandum yang dibungkus plastik  bagaikan bola salju besar yang penting saat musim dingin. Mulsa ini digunakan sebagai cadangan makanan ternak saat musim dingin tiba.  Setelah 1,5 perjalanan, kami berhenti Aoutogrill (rest area) selama 15 menit. Kami masuk toko dan berjalan jalan menikmati suasana pertokoan untuk belanja. Kami  mencari oleh oleh asli Italia, ternyata di sini tidak dijual Pizza , yang ada hanya coklat dan souvenir. Harga di sini berkisar 4 sampai 30 euro. Coklat isi 10 dijual  5 euro atau berkisar 65 ribu rupiah. Sedang souvenir gantungan kunci dijual dengan harga 3 euro. Setelah cukup, kami  masuk ke bis , untuk melanjutkan perjalan ke kota Milan.  Jam 15.00. kami sampai di kota milan, dan langsung menuju ke Polytehnico Milano. Suasana saat itu, Hujan deras, sehingga kami harus menunggu hujan reda, mengingat jarak ke kampus harus ditempuh dengan jalan kaki, sementara bis di parkir jauh dari kampus. Sesampai di sana, kami disambut langsung oleh Mrs. Julia selvaciali, seorang dosen di polytehnico Milano. Kami di antar masuk ke ruangan dan dijamu  dengan makanan khas italia yaitu aneka roti dan jus. Setelah kami jajaki makanan dan minuman , kami duduk menunggu direktur  datang, Tak lama direktur datang, kami beserta rombongan bersalaman.  Kemudian pak direktur memampangkan presentasi mengenai profil, visi, misi dan prestasi Polytehnico Milano. Polytehnico Milano sebagai polytehnik yang tertua di  italia yang berdiri tahun 1865 yang mencetak scientis  dari S1 sampai S3 dari multi tehnik. Bahkan dosennya ada yang pernah meraih nobel,  dan menduduki  4 besar terbaik dunia. Setelah selesai pemaparan, diadakan tanya jawab, tukar menukar souvenir dan foto bersama.
Selanjutnya kami berpamitan, lalu menuju ke bis untuk melanjutkan perjalanan  ke Hotel Hilton untuk istirahat. Kami menginap di Kota Milan selama 1 hari.  Keesokan harinya, kami melanjutkan  perjalanan ke pusat perbelanjaan dan tempat tempat wisata di kota Milan. Sesuatu yang  teringat di pikiran saya saat makan pagi, tidak disediakan nasi, yang ada hanya roti, keju, telur , buah, kopi dan teh. Ini pengalaman kami yang membuat kami  agak canggung. Nasi sulit ditemukan,  hanya ada di restoran cina. Kami keluar hotel jam 08.00 pagi waktu Milan, dan suasana masih sepi , redup, dingin dan suhu berkisar antara 10-14  derajat celcius. Ada sebuah bis besar di depan hotel siap mengantar kami untuk  implentasi dan orentasi kota Milan. Sampai di kota Milan jam 08.30. Kemudian kami observasi kota Milan. Konon Milan  merupakan kota pusat busana, ekonomi dan keuangan di Italia. Kota Milan terletak di sebelah utara Italia di hamparan Lambardia yang merupakan kota termaju di Italia. Kami berkunjung ke perbelanjaan tua yang disebut Galleria Vittoria Emanuale di Pizzamo duomo dan mencicipi roti terkenal manisnya yaitu Panettone. Disini banyak ditemukan souvenir khas Milan, baju, kaos , tas dll. Victtoria Emanuale , seorang raja yang dapat mempersatukan bangsa italia. Kemudian kami melanjutkan ke Kastilsforza, sebuah bangunan tua yang bersejarah yang di dalamnya terdapat arpetak istana dan patung Michelangelo. Kemudian masuk ke musium Arkeologi, museum kuno dan museum alat musik. Kami sangat menikmati suasana Milan, saat itu udara sangat bersahabat, suhu 14-16 derajat, sedikit sinar cahaya matahari menyentuh kulit, menyebabkan terasa hangat di kala dingin. Jalan-jalan bersih, rapi, yang ditepinya selalu dipadati pejalan kaki. Sesaat, hiruk pikuk , silih berganti monerel dan bis saling datang pergi menghantarkan turis, gedung-gedung tua yang ikut menyemarakan indahnya kota Milan. Tak terasa jam sudah menunjukkan  17.00 waktu Milan, kami harus kembali ke bis, dan melanjutkan ke perjalanan ke Hotel Hilton untuk istirahat.  

Bersambung.........




Selasa, 20 November 2012


JAKARTA TO DUBAI AIRPORT

Tepat Jam 18.30 pesawat tinggal landas menuju Dubai. Perjalanan Jakarta-Dubai  di tempuh selama  8 jam. Ini suatu perjalananku yang paling lama selama  ini.  Sebuah perjalanan yang melelahkan  berbaur menyenangkan mengiringiku dalam setiap langkah menuju ke Milan. Untuk mengisi  waktu,   kami hanya main-main I pad, sekali-kali berusaha memejamkan mata untuk bisa tidur, tapi apa daya , mata tetap nggak bisa di ajak untuk tidur.Tak terasa, waktu udah menunjukkan  jam 02.00 malam waktu Dubai. Ini artinya 1 jam lagi saya akan sampai di Semenanjung Arab. Sambil menunggu waktu, hanya doa-doa yang kupanjatkan. Beberapa menit kemudian, salah satu awak maskapai Emirates Airways mengumumkan, “sebentar lagi sampai di Bandara Dubai International,  diharapkan para penumpang mengencangkan ikat pinggang”. Detik-detik mendaratnya pesawat, mengapa hatiku berdetak-detak ? apakah ini baru pertamaku menginjak Semenanjung  Arab?  Pitaku dalam hati. Tak lama kemudian  pesawat Emirates Airways Boing 7000 ER 300 mendarat di Bandara International Dubai.  Beberapa saat kemudian, seluruh penumpang keluar  dan langsung dijemput bis menuju ruang transit. Tak saya pikirkan sebelumnya, jarak ruang kedatangan  menuju ke ruang transit cukup jauh.  Kami sampai di Dubai International jam 03.00 malam. Sesuatu yang membuat saya kagum, padang pasir di semenanjung teluk  Persia yang begitu luas   telah disulap menjadi kota pantai yang begitu ramai dan mempesona. Sebuah pemandangan yang indah, kerlap kelip lampu  disertai gedung pecangkar langit yang dihiasi lampu  warna-warni menambah semangat dalam perjalananku sampai di Dubai. Kira-kira 10 menit perjalanan, saya sampai di ruang transit, kami dan rombongan langsung menuju ke pengecekan paspor, selanjutnya  menuju ruang tunggu. Perjalanan akan dilanjutkan ke Milan Naik Pesawat Emirates Airways jam 04.00  waktu Dubai. Jadi masih ada waktu 1 jam untuk melepaskan rasa lelah dan ngantuk, dan melenturkan otot kaki. Tak lama kemudian kami  bersama rombongan berjalan-jalan di sekitar ruang tunggu. Suasana malam sungguh menakjubkan, bagaikan jamur tumbuh di musim hujan, dengan hiruk pikuk manusia dari berbagai ras, negara yang menggunakan dubai sebagai kota transit, sehingga banyak orang berlalu- lalang untuk melakukan transaksi. Suasana menjadi ramai memadati supermarket  yang melayani pembeli selama 24 jam. Di lokasi ini dijumpai barang-barang berkelas dunia.  Mulai emas asli Dubai, dasi italia, sepatu , parfum asli perancis dll. Transaksi hanya bisa dilakukan dengan uang dinar, Euro dan dollar Amerika. Suasana malam itu ,  bagaikan Supermall  yang  dipadati orang  belanja. 


Bersambung .......

Senin, 19 November 2012


Sambungan bagian 2

PEMBERANGAKATAN MENUJU DUBAI

Sabtu pagi  tanggal 22 september 2012, Sehabis makan pagi, kami bersama rombongan berjalan-jalan di sekitar hotel menuju ke jalan Duren Tiga dan pasar minggu hingga sampai ke Pancoran sambil menikmati  suasana pagi di Jakarta,  kebetulan sabtu merupakan hari libur sehingga banyak ditemui orang  jalan pagi. Kami duduk sebentar menghilangkan rasa capek dan penat kaki, selanjutnya kami dan rombongan berbalik arah menuju ke jalan pasar Minggu untuk Kembali ke hotel Kaisar.  Kira-kira jam 0.9.00, kami sampai di hotel dan duduk-duduk di lobi hotel menunggu informasi kegiatan dari panitia. Memanfaatkan waktu senggang, kami bersama rombongan  sekali-kali  ceprat cepret dengan gayanya yang klasik. Tak lama kemudian, Mas Sugeng datang, dan menginformasikan semua peserta benchmarking segera kumpul di ruang 301 lantai 1, untuk menerima pengarahan dari pak Wastandar. Beliau sebagai pimpinan program benchmarking ke Eropa. Tak lama kemudian peserta masuk ruangan,  dan bertemu  dengan pak Rahmansyah. Beliau sebagai team yang mengatur perjalanan kami selama di Eropa. Beberapa menit kemudian, pak Wastandar datang, yang di dampingi oleh mas Jaka dan mbak Titah, sebagai perwakilan dari Kemendiknas. Acara meeting dimulai jam 11.00, diakhiri jam 12.00 siang. Acara selanjutnya  pembagian paspor, visa dan tas untuk perjalanan. Usai penyerahan dokumen perjalanan, kami bergegas masuk ke kamar untuk persiapan pemberangkatan. Kami diberi waktu hanya 15 menit untuk siap-siap, dan harus kumpul di lobi sambil membawa koper masing-masing. Kemudian kami sambil duduk-duduk di lobi menunggu jemputan datang. Tak lama kemudian bis Cipaganti meluncur dari depan hotel, masuk di plataran hotel. Kemudian seorang pegawai hotel menghampiri kernet. Pegawai hotel, kemudian balik menuju ke lobi, dan memberitaukan  mobil jemputan sudah datang. Lalu kami dan rombongan bergegas menuju  bis.
 Kira-kira jam 13.00 bis berangkat menuju ke bandara Sukarno-Hatta. Selama perjalanan kami ditemani pihak panitia, yaitu Mas Sugeng dan Mas Wahyu. Beliau berdua yang bertanggung jawab masalah pemberangkatan  dan kepulangan nanti sampai di Indonesia. Tepat jam 15.00 kami  sampai di bandara dan dikumpulkan di di depan Gate 2A pemberangkatan ke luar negeri. Di sana sudah ditunggu  mas Niman dan mas Sopyan, Dia yang membantu pengurusan masalah  bagasi saat di bandara.  Jam 17.00, Kami cek in  dan harus antri satu-satu untuk pengecekan paspor diplomatik, alhamdulillah lancar dan cepat. Setelah selesai kami menuju ke tempat tunggu pemberangkatan pesawat Emirates Airways Gate E8 jurusan Milan transit di Dubai Uni Emirate Arab. Pesawat akan terbang jam 18.30 sore,  jadi masih ada waktu untuk melepas lelah, saya rebahkan  badan dan letakan tas jinjing sambil  menunggu waktu, kupejamkan mataku, tapi sulit terpejam. Mungkinkah karena angan-anganku tuk sampai  tanah jazirah Arab, yang konon merupakan tanah bersejarah umat islam. Jam 16.30, semua penumpang masuk ke pesawat Boeng 7000 ER 300, semua antri dan masuk satu persatu melewati pintu utama sambil memegangi tiket. Saya mendapat kursi 25 E yang dekat jendela, suatu tempat yang nyaman. Kami masuk ke pesawat dan di sambut dengan ramah pramugari, pramugara yang berpakaian sopan sehingga menambah senang perjalananku ke Eropa.  Setelah masuk pesawat,  sebuah pesawat berbadan lebar dengan fasilitas lengkap akan menemaniku dalam perjalanan ke Milan Italia. Suasana nyaman, tenang, sekali kali diiringi senyuman pramugari pramugara yang manis, sambil menawarkan makanan dan minuman selama penerbangan. 


Bersambung........

Senin, 12 November 2012

Perjalananku di Dua negara


Jumat, tanggal 21 september 2012, suasana yang tenang, terang dan sedikit mendung.  Habis sholat jum’at, jam 14.00, Suasana indah mengantar kepergian saya ke Jakarta.  Bersama pak Riswan, salah satu kawan saya mengantar sampai  di hotel  berbintang di jalan Duren tiga. Tak lupa , istri, anak dan pengasuh anak saya turut mengantar sampai sana. Bersama Avanza B.1559 NKN  keluaran terbaru,  langsung meluncur dan masuk pintu tol Balaraja timur menuju ke hotel kaisar, dan keluar tol Mampang, menuju jalan pasar Minggu. Kira-kira 1 jam kami sampai dan, kami disambut oleh petugas hotel.
Tak lama salah satu dari petugas hotel menghampiri dan menanyakan
“ Bapak dari mana ?”.
“Kemendiknas, Pak.”
 Langsung saya diantar masuk hotel. Barang-barang di bawa dan masuk lift naik ke lantai 5, beberapa detik kami sampai di depan kamar. Tertulis kamar 521. Itulah kamar menginap selama 2 hari. Kemudian saya masuk, sebuah kamar yang indah lengkap dan bersih udah menunggu dan menemani saya selama 2 hari, ini adalah anugrah yang sebelumnya tak terpikirkan.
Kemudian bersama anak saya, Giovan bercerita,  sambil melihat TV yang tertata di pojok kamar. Waktu itu, sungguh kami bisa menikmati suasana hotel bersama keluarga.Taklama kemudian, terdengar suara pintu diketuk tiga kali.
“ Permisi “, lalu saya bergegas membuka, seorang laki-laki berbaju batik mengantar 2 nasi kotak padang ke kamar saya, Dia pegawai staf Kemendiknas yang tugasnya membantu peserta bechmarking  selama di hotel, namanya Mas Sugeng. Dialah yang menghandel semua keperluan makan siang dan malam, kecuali makan pagi, karena makan pagi disediakan di hotel.
Setelah menyerahkan 2 nasi kotak, mas Sugeng kembali ke ruang panitia, sambil berpesan ,
“Pak kalau ada kawan satu kamar datang tolong ke kamar 302 untuk ambil nasi,”
“Ya.. Mas.”
Beberapa jam kemudian, pintu kamar diketuk, kemudian saya buka, ternyata kawan lama peserta best practice yang asalnya dari Bali, namanya pak Putu. Dia satu kamar dengan saya. Kemudian saya kenalkan sama istri , anak dan pak Riswan.
Kira-kira jam 16.00, udara di luar agak mendung, segera  anak dan istri pulang.  Haru dan sedih  bercampur saat mau pisah dengan anak dan istri, biarpun air mata tak keluar tapi hati menangis untuk pisah sesaat dengan anak  istri untuk pergi ke luar negeri.
Detik-detik kepergian pulang , kupeluk anakku, “ Nak jangan nakal, ayah mau pergi, belajar ya” , kemudian kucium pipi anakku. Taklama kemudian saya pamit sama pak Putu tuk mengantar sampai teras hotel. Sedih rasanya, mengantar masuk mobil avanza B 1559 NKN, kemudian mobil melaju menuju jalan Duren Tiga dan keluar menuju arah semanggi.
Bersambung ........
Share this post :

Rabu, 20 Juni 2012

RIWAYAT HIDUP


NAMA           : WIJIYONO, S.Pd. M.Si
TEMPAT/TGL LAHIR: PRAMBANAN KAB. KLATEN, 1O JANUARI 1969
ALAMAT ASAL  : TLOGOLOR, TLOGO PRAMBANAN KLATEN JATENG
ALAMAT SEKARANG : PERUMAHAN TELAGA BESTARI BLOK AK NO. 20  CIKUPA TANGERANG
RIWAYAT PENDIDIKAN :
1. SD PRAMBANAN IV PRAMBANAN KLATEN
2. SMP NEGERI 1 PRAMBANAN KLATEN
3. SMA NEGERI 1 KALASAN SLEMAN
4. IKIP NEGERI YOGYAKARTA JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI S1
5. UNIVERSITAS NEGERI SUMATERA UTARA JURUSAN MIKROBIOLOGI S2
6. RENCANA S3........

PRESTASI
1. PENGHARGAAN  SEBAGAI GURU PENGABDIAN TERBAIK  DARI BUPATI TAPTENG 2004
2. FINALIS LOMBA INOVASI  PEMBELAJARAN DAN PENGELOLAAN SEKOLAH TH 2004 TINGKAT NASIONAL
3. FINALIS LOMBA KARYA ILMIAH POPULER TINGKAT SUMATERA UTARA 2005
4. FINALIS LOMBA KARYA ILMIAH POPULER TINGKAT SUMATERA UTARA 2006
5. FINALIS LOMBA PEMBELAJARAN GURU TINGKAT NASIONAL TH 2006
6. FINALIS LOMBA MEDIA PEMBELAJARAN TINGKAT NASIONAL TH 2010
7. JUARA  THE BEST PRACTICE TINGKAT NASIONAL TH 2011
8.PARTICIPANTS RESEARCH AND DEVELOPMENT SEAMEO QOTEP IN SCIENCE TH 2011

The role of  Science Laboratory  in  MTs Negeri Legok
By Wijiyono

        Laboratory is a place where experiments and investigations conducted. In a narrow sense is defined as a sring laboratory in the form of buildings bounded by walls and roof in which there were a number of tools and lab materials. In the biology laboratory learning can be either open or outdoor space such as botanical gardens. But in this paper are only limited laboratory management in the laboratory of an enclosed space that is in high school and above. Science education in laboratory activities are an integral part of learning activities. This is shows how important the role of laboratory activities to achieve the goals of science education. According Rustaman (1995) suggested four reasons for the importance of lab science. First, raising motivation to learn in the lab. Student learning is influenced by the motivated students who are motivated to learn very hard in learning.Through laboratory activities,  This principle will support lab activities where students will find knowledge through the exploration of nature. Second, the lab developed the basic skills of conducting experiments. Experiment is a lot of activities that carried out by scientists. This experiment required some basic skills such as observing, estimating, measuring, and manipulating biological equipment. With activities practikum students are trained to develop the basic skills of conducting experiments to practice their skills in observing carefully, measure accurately with a simple measuring tools or more sophisticated, use and handle tools safely, designing, conducting and interpreting experiments. Third, the practice becomes a vehicle for learning the scientific approach.Many experts believe that science education is the best way to learn the scientific approach is to make students as scientis. Some education experts have different views on practical activities, thus giving birth to some of the practical methods and models, such as: an inductive model of practice, verification, inkuari. In this activity, students practice according to this view as a scientist who is conducting the experiment, they are required to formulate problems, designing experiments, assembling equipment, take measurements carefully, interpret the data acquisition, as well as communicate via a report to be made. Fourth, lab support the subject matter. These activities can be concluded that the practice can support students in the understand  of subjectmatter.

         Reality on the school indicate that, once encountered many problems in the laboratory: Sains planning practical activities is not accordance with the existing curriculum, Science lab utilization is not maximized, Types of tools and materials supporting the implementation of practical activities   have not been adequately, Practicum preparation is less, The officer has been no specific laboratory, Educational background is not in accordance with the laboratory work, Administrative science lab is not in accordance with the existing curriculum, Students perceptions of the ability of teachers to implement science lab, Principal policy support to the implementation of  practicum less, Parental support for the implementation of the practicum is less, Lack of tools and materials available in  laboratory.


LABORATORY
Role of the Laboratory in Science Learning.
According to the dictionary, means a place to conduct laboratory experiments (investigations, and so everything that related with physics, chemistry and biology.  Meanwhile, according depdiknas (2006) laboratory school is a place or institution where students learn and experiment (investigation) and so on are related to physics and other science education activities. Laboratory is an integral part of teaching and learning activities. This shows how important the role of laboratory activities to achieve oals science education. Rustaman (1995) suggested four reasons for the importance of science lab activities: Practicum of motivational learning sains.Student learning is influenced by motivation. Students are motivated to learn to be serious about learning something. Through laboratory activities, students are given the opportunity to meet the thrust of curiosity and want to be. This principle will support lab activities in which students discover knowledge through the exploration of nature, Develop basic skills lab experiment
Activity is an activity that many experiments conducted by scientists. Experiment process is required some basic skills such as observing, estimating, measuring, and manipulating laboratory equipment. Practical activities to train students to develop the ability to experiment with practice their skills in observing carefully, measure accurately with a simple measuring tools or more sophisticated, use and handle tools safely, designing, conducting and interpreting experiments, Practice to be methods for learning process of sains. Science education experts believe that the best way to learn the scientific approach is to make students as scientis. Learning science should be taken of scientific inquiry to develop the ability to think, work and communicate scientific as well as being an important aspect of life skills. Therefore, learning science in MTs Legok  emphasizes providing direct learning experience through the  development of process skills and scientific attitudes (Depdiknas, 2006). Practical support the subject matter Practicum provides an opportunity for students to find a theory, and prove the theory. Besides lab work in science learning can form the illustrations for the concepts and principles of IPA. These activities can be concluded that the practice can support students' understanding of subject matter.

 LaboratoryManagement
Management is a process of utilization of resources effectively and efficiently to achieve the expected goals are optimal with respect to the sustainability of resource functions. Management should be carried out related to the elements or functions of managers, namely planning, organizing, giving the command, ordination, and control. In the management of the laboratory consist of  several aspects :  Plan,  Structuring, Administrating,Security,maintenance,and supervision. Strategy ofLaboratoryDevelopment: a. Required knowledge development through courses or training labs, b.  Discussion of the laboratory exercises should be explicit, c.   Data analysis and results of laboratory activities are discussed after the  completion of activity, d.  It takes planning and organization of laboratory activities, e.  The use of the materials used for the demonstration of the surrounding environment.

Sabtu, 28 April 2012

Pra meeting, reuni SMP Negeri 1 Prambanan 2012

Upaya untuk mematangkan acara, temu kangen tgl 22 agustus di SMP Negeri 1 Prambanan, maka atas inisiatif Bapak Agus budiharjo bersama rekan rekan sejabotabek mengadakan pertemuan. Pertemuan ini membahas hal -hal yang berkaitan dengan persiapan reuni. Untuk mempelancar acara  dan terjalinnya komunikasi dan silahturahmi antar alumni maka, tanggal 28 April 2012 dibentuklah alumni SMPN 1 Prambanan Wilayah JABOTABEK. Hasil Meeting, menghasilkan penguatan dilaksanakan acara reuni dan menjalin komunikasi sesama alumni di wil jabotabek  dan alumni di mana berada. Susunan Pengurus alumni Wilayah JABOTABEK : 
Bapak Agus Budiharjo : Departemen. Keuangan sebagai Koordinator
Anggota :
1. Tri Pangkat setiawan  :  BPPT   Jakarta
2. Widodo                     :   Account Manager HC. Operation Partner Human Capital United Tractor  Bekasi
3. Sutarjo                      :   Asisten Manager Perusahaan  Jakarta
4. Wijiyono                   :   Kemenag  Tangerang

Bagi rekan rekan yang tinggal di wilayah jabotabek yang merasa alumni SMP N 1 Prambanan mohon segera bergabung   : Call ke Pak  Agus : 081905812988

Minggu, 22 April 2012

TEMU KANGEN SMP 1 PRAMBANAN KLATEN 2012


Mengharap kehadiran handai taulan yang merasa alumni SMP N 1 Prambanan angkatan 86, untuk hadir dalam rangka : Temu Pisah. yang sudah 25 tahun kita berpisah.... dan kembali mengenang kembali apa yang kita rasakan selama 25 th di smp...

Jumat, 23 Maret 2012

QITEP IN SCIENCE 2012

Bagi yang berminat mengikuti training SEAMEO Regional Centre for QITEP IN SCIENCE mengadakan berbagai training sebagai berikut:


Training Course on Environmental Education
Training Course on Earth and Space Science
Training Course on Science Laboratory Management
Training Course on RMenghapus Format dari bidang pilihanresearch and Development
ICT Based Science Learning
Third International Conference

Please click here for detail information.

Kamis, 26 Januari 2012

LOMBA MENULIS BUKU 2012

Sayembara Menulis Buku Pengayaan Tahun 2012

Tema dalam Sayembara Penulisan Buku Pengayaan Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2012 adalah " MEMBANGUN MANUSIA INDONESIA YANG CERDAS, BERKARAKTER, BERBUDAYA, DAN KOMPETITIF DI ERA GLOBAL"

Dalam rangka menggali, mengembangkan, dan mendayagunakan potensi menulis di kalangan siswa, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud menyelenggarakan Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan. Kegiatan sayembara ini diperuntukkan bagi para peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum. Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan tahun 2012 ini memperebutkan hadiah total lebih dari Rp 1.000.000.000,00 untuk 57 pemenang dari 19 jenis naskah buku pengayaan.



Peserta sayembara adalah siswa SMA/MA/SMK/MAK, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum. Pendidik meliputi guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan. Tenaga kependidikan meliputi pengelola satuan pendidikan, penilik, pengawas, peneliti, pengembang, pustakawan, laboran, dan teknisi sumber belajar.


Ketentuan Peserta

  1. Peserta adalah perorangan.
  2. Peserta yang mengirimkan naskah harus melampirkan biodata.
  3. Peserta dari siswa SMA/MA/ SMK/MAK harus melampirkan surat pengantar dari sekolah dan fotokopi kartu pelajar.
  4. Peserta dari pendidik dan tenaga kependidikan harus melampirkan surat pengantar dari lembaga tempat bekerja dan fotokopi SK pendidik atau tenaga kependidikan.
  5. Peserta dari masyarakat umum harus melampirkan fotokopi KTP yang masih berlaku.
  6. Peserta yang pernah menjadi pemenang sebanyak tiga kali atau lebih sejak tahun 2001 tidak diperbolehkan mengikuti sayembara ini.
HADIAH SAYEMBARA
Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud menyediakan hadiah uang dengan rincian sebagai berikut.
Siswa
Juara I : Rp. 16,000,000
Juara II : Rp. 13,000,000
Juara III : Rp. 11,000,000

Pendik, Tendik, dan Umum
Juara I : Rp. 25,000,000
Juara II : Rp. 20,000,000
Juara III : Rp. 15,000,000
Semua hadiah dipotong pajak 15%.

info selengkapnya silahkan download disini
atau menghubungi:

Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
website : http://puskurbuk.net ,
telp.: 021 3804248 ,
e-mail: sayembara_puskurbuk@yahoo.com
facebook: sayembarapuskurbuk
Twitter: @puskurbuk

Mengapa di era digital strategi manajemen penting dalam mengelola sekolah ?

PENTINGNYA STRATEGI MANAJEMEN DALAM ERA DIGITALISASI SEKOLAH/MADRSAH Era disrupsi digital menuntut lembaga pendidikan, termasuk Madrasah,...