Sabtu, 28 Februari 2026
Avicennia marina
LITTER PRODUCTION AND PHYSICO-CHEMICAL CONDITIONS I MANGROVE, Avicennia marina (Forsk) Vierh., SWAMPS AT
Pirzada Ja Siddiqui dan Rashida Qasim
Deaprtement of Biochemistry of
Terjemahkan oleh
Wijiyono, S.Pd. M. Si.
Data hasil penelitian menunjukkan tentang produksi serasah dan faktor fisik-kimia seperti kelarutan oksigen, salinitas, pH dan suhu. Penelitian dilakukan di area yang spesifik dengan tanaman Avicennia marina ( Forsk) vierh. Produksi serasah bervariasi pada setiap musim. 74% total produksi serash diperoleh dari jatuhan daun. 26% sisanya berasal dari ranting, buah dan bunga. Jumlah produksi total berkisar antara 3.71+ 0.36 Tahun/ hektar. Pola Variasi dari kelarutan kandungan oksigen sama pada dua lokasi penelitian kecuali untuk besarnya nilai pada Back Water relatif rendah. Salinitas yang tinggi pada air laut menunjukkan rendahnya masukan air tawar ke laut. pH bersifat alkalin dan suhu bervariasi pada setiap musim.
Kata kunci: Produktivitas, mangrove, rhizosphere, Back water, Bakran Creek,jatuhan serasah.
LOMBA KREATIVITAS GURU 2011
Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) Ke-19 Tahun 2011
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan AJB Bumiputera 1912 akan menyelenggarakan Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) Ke-19 Tahun 2011. LKIG adalah ajang lomba kreativitas bagi guru dalam upaya pengembangan proses pembelajaran guna mempermudah pemahaman ilmu pengetahuan bagi para peserta didik.
TINGKAT DAN BIDANG LOMBA
* Guru SD/sederajat: umum (salah satu pelajaran)
* Guru SMP/sederajat dan SMA/sederajat: 2 Bidang yaitu Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan(IPSK) dan Bidang Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Teknologi (MIPATEK)
RANGKAIAN KEGIATAN
18 Agustus 2011 : Registrasi Peserta
19 Agustus 2011 : Presentasi Finalis
20 Agustus 2011 : Audiensi dan Malam Penganugerahan Pemenang
21 Agustus 2011 : Kepulangan Peserta
HADIAH
Piala dan Piagam Penghargaan dari LIPI dan Uang Tunai dari AJB Bumiputera 1912
Hadiah I : Rp 12.000.000,-
Hadiah II : Rp 10.000.000,-
Hadiah III : Rp 8.000.000,-
PERSYARATAN
1. Peserta adalah guru yang mengajar pada lembaga pendidikan formal.
2. Belum pernah menjadi pemenang LKIG dalam kurun waktu dua tahun terakhir.
3. Sistematika Penulisan : Abstrak, Pendahuluan, Metodologi, Isi/Pembahasan, Kesimpulan dan Daftar Pustaka.
4. Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, diketik HVS A4, berjarak 1½ spasi dengan jenis huruf Arial ukuran 11.
5. Karya ilmiah harus asli (bukan jiplakan/plagiat) dan belum pernah/sedang diikutsertakan dalam lomba sejenis tingkat nasional.
6. Jumlah halaman karya ilmiah maksimal 25 halaman (termasuk sketsa/gambar/foto).
7. Melampirkan rekomendasi Kepala Sekolah dan Daftar Riwayat Hidup serta mencantumkan alamat dan nomor telepon/fax kantor/rumah/HP yang mudah dihubungi.
8. Karya ilmiah sebanyak 4 eksemplar (1 asli, 3 fotokopi) dan softcopy (CD) diterima panitia paling lambat tanggal 13 Agustus 2011.
9. Pada pojok kiri atas sampul ditulis tingkat dan bidang lomba yang diikuti.
10. Warna sampul karya ilmiah : SD (merah), SMP Bidang IPSK (kuning), SMP Bidang MIPATEK (biru), SMA Bidang IPSK (hijau), SMA Bidang MIPATEK (oranye).
11. Karya ilmiah dan alat peraga yang diperlombakan menjadi milik panitia.
12. Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.
Informasi lebih lanjut:
Panitia LKIG ke-19 2011
Biro Kerjasama dan Pemasyarakatan IPTEK LIPI
Sasana Widya Sarwono Lt.V
Jl. Jend Gatot Subroto 10
Jakarta Selatan 12710
Telepon 021-52920839/021-5225711 Psw.273,274, dan 276
Fax. 021-52920839/021-5251834
http://www.lipi.go.id
Kisahku di dua Negara
Tak lama salah satu dari petugas hotel menghampiri dan menanyakan
“ Bapak dari mana ?”.
“Kemendiknas, Pak.”
Langsung saya diantar masuk hotel. Barang-barang di bawa dan masuk lift naik ke lantai 5, beberapa detik kami sampai di depan kamar. Tertulis kamar 521. Itulah kamar menginap selama 2 hari. Kemudian saya masuk, sebuah kamar yang indah lengkap dan bersih udah menunggu dan menemani saya selama 2 hari, ini adalah anugrah yang sebelumnya tak terpikirkan.
Kemudian bersama anak saya, Giovan bercerita, sambil melihat TV yang tertata di pojok kamar. Waktu itu, sungguh kami bisa menikmati suasana hotel bersama keluarga.Taklama kemudian, terdengar suara pintu diketuk tiga kali.
“ Permisi “, lalu saya bergegas membuka, seorang laki-laki berbaju batik mengantar 2 nasi kotak padang ke kamar saya, Dia pegawai staf Kemendiknas yang tugasnya membantu peserta bechmarking selama di hotel, namanya Mas Sugeng. Dialah yang menghandel semua keperluan makan siang dan malam, kecuali makan pagi, karena makan pagi disediakan di hotel.
Setelah menyerahkan 2 nasi kotak, mas Sugeng kembali ke ruang panitia, sambil berpesan ,
“Pak kalau ada kawan satu kamar datang tolong ke kamar 302 untuk ambil nasi,”
“Ya.. Mas.”
Beberapa jam kemudian, pintu kamar diketuk, kemudian saya buka, ternyata kawan lama peserta best practice yang asalnya dari Bali, namanya pak Putu. Dia satu kamar dengan saya. Kemudian saya kenalkan sama istri , anak dan pak Riswan.
Kira-kira jam 16.00, udara di luar agak mendung, segera anak dan istri pulang. Haru dan sedih bercampur saat mau pisah dengan anak dan istri, biarpun air mata tak keluar tapi hati menangis untuk pisah sesaat dengan anak istri untuk pergi ke luar negeri.
Detik-detik kepergian pulang , kupeluk anakku, “ Nak jangan nakal, ayah mau pergi, belajar ya” , kemudian kucium pipi anakku. Taklama kemudian saya pamit sama pak Putu tuk mengantar sampai teras hotel. Sedih rasanya, mengantar masuk mobil avanza B 1559 NKN, kemudian mobil melaju menuju jalan Duren Tiga dan keluar menuju arah semanggi.
pewarna alami
Daun Jati
OLEH : WIJIYONO , S.Pd.
Bahan pewarna
Aman untuk kesehatan
Untuk memperbaiki penampilan produk makanan, tak jarang orang menggunakan bahan pewarna sintetis. Padahal pemakaian bahan itu bisa membahayakan kesehatan manusia, karena beberapa diantara mengandung residu logam berat. Sebagai alternatif, daun jati kini merupakan tumbuhan yang berpotensi sebagai sumber zat warna nabati yang dapat dimanfaatkan sebagai zat pewarna yang cukup bagus mutunya, dan resiko lebih menguntungkan ditinjau dari segi kesehatan karena aman untui dikonsusmsi oleh manusia.
| B |
arangkali banyak masyarakat kita yang tak tahu akan bahaya pemakian zat pewarna sintetis dari produk makanan yang mereka konsumsi. Padahal beberapa, diantaranya zat pewarna jenis itu mengandung logam berat yang sangat membahayakan bagi kesehatan manusia. Makanya bisa dipahami kalau dinegara-negara tertentu, seperti AS dan Inggris, beberapa pewarna sintetis sudah dilarang penggunaannya. Malah beberapa pewarna sintetis makanan yang semula diizinkan, telah ditarik peredarannya di banyak negara karena diduga berbahaya dan mempunyai pengaruh buruk.
Ironisnya dinegara kita penggunaan pewarna sintetis ini kian marak saja. Dan ada kecenderungan terjadi penyalahgunaan dalam pemakaian bahan pewarna non nabati tersebut. Bahan pewarna untuk testil dan kulit misalnya, belakangan banyak digunakan untuk mewarnai bahan makanan. Tak heran, residu logam berat yang terkandung dalam zat pewarna bersangkutan, punya potensi besar untuk merusak kesehatan dan mengancam keselamatan manusia. Penyalahgunaan itu terjadi lantaran harga bahan pewarna sintetis relatif lebih murah, serta tidak adanya penjelasan dalam label perdagangan yang melarang penggunaan zat tersebut untuk bahan makanan.
Apalagi, dimata konsumen kehadiran zat pewarna sintetis tersebut juga memiliki keunggulan tersendiri dibandingknan pewarna nabati. Pewarna sintetis umpamnya, mempunyai sifat yang lebih stabil, cerah dan bervariasi daripada pewarna asal tumbuh-tumbuhan. Maka, tak heran kalau secara perlahan-lahan pewarna nabati ditinggalkan oleh pemakainya. Tepatnya bahan sintetis ini dikembangkan pada pertengahan abad ke 19.
Mudah di dapat
Bertolak dari dampak negatif yang bisa ditimbulkan oleh penggunaan pewarna sintetis tersebut, perlu dikaji lebih mendalam mengenai pemanfaatan zat warna alami sebagai zat alternatif untuk pewarna . Hal ini dimungkinkan kalau kita dari akibat yang ditimbulkan dari pewarna sintetis berdampak buruk terhadap kesehatan. Apalagi
sekarang banyak makanan terutama makanan untuk anak anak yang beredar di pasaran.
Selasa, 24 Februari 2026
Mengapa di era digital strategi manajemen penting dalam mengelola sekolah ?
Profil WIJIYONO
Senin, 23 Februari 2026
Learning of Environment
LEARNING OF ENVIRONMENT
In order to learn something, we don't have to use books all the time. Of course books can give us information, but there is another way to learn something by stimulating our senses WITH AROUND EVIRONMENT.while ourchild is walked out for observe something in environment. My child will ask to me about new something., then we will respon and answer of quation will be saved in the brains.Our brain needs stimulation from all of our senses, from our eyes, ears, skin, tongue and nose. So, by touching something, it will give information to the brain and the brain will receive that information and keep it in the data base. The more we stimulate our brain through our senses, the more information we get! So basically, we can learn from everything around us.
My little Giovan likes to play in the garden and he ask me about plant , colour whether it is touch the plant. Sometime he finds yellow leaves and he ask why leave is yellow ? while he is happy to see it. I can explain about the leavesl. How does it yellow or green,. So, he can remember how does he feel when she touched it.
By Dr.Wijiyono, S.Pd.,M.Si
Rabu, 16 September 2020
Edisi baru buku bakteri mangrove
BAKTERI MANGROVE
Buku bakteri mangrove, edisi terbaru buku yang merupakan hasil penelitian di teluk tapian nauli. Berisikan tentang bagaimana pembaca dapat melihat keanekaragaman, bakteri dekomposisi peran dan fungsinya dalam perairan mangrove di pesisir pantai. Pembaca diajak mengerti untuk bagaimana kedudukan bakteri dalam daur Nutiient di perairan pesisir.
Buku bakteri mangrove, edisi terbaru buku yang merupakan hasil penelitian di teluk tapian nauli. Berisikan tentang bagaimana pembaca dapat melihat keanekaragaman, bakteri dekomposisi peran dan fungsinya dalam perairan mangrove di pesisir pantai. Pembaca diajak mengerti untuk bagaimana kedudukan bakteri dalam daur Nutiient di perairan pesisir.
Jumat, 23 November 2012
Selasa, 20 November 2012
Bersambung .......
Senin, 19 November 2012
Senin, 12 November 2012
Perjalananku di Dua negara
Tak lama salah satu dari petugas hotel menghampiri dan menanyakan
“ Bapak dari mana ?”.
“Kemendiknas, Pak.”
Langsung saya diantar masuk hotel. Barang-barang di bawa dan masuk lift naik ke lantai 5, beberapa detik kami sampai di depan kamar. Tertulis kamar 521. Itulah kamar menginap selama 2 hari. Kemudian saya masuk, sebuah kamar yang indah lengkap dan bersih udah menunggu dan menemani saya selama 2 hari, ini adalah anugrah yang sebelumnya tak terpikirkan.
Kemudian bersama anak saya, Giovan bercerita, sambil melihat TV yang tertata di pojok kamar. Waktu itu, sungguh kami bisa menikmati suasana hotel bersama keluarga.Taklama kemudian, terdengar suara pintu diketuk tiga kali.
“ Permisi “, lalu saya bergegas membuka, seorang laki-laki berbaju batik mengantar 2 nasi kotak padang ke kamar saya, Dia pegawai staf Kemendiknas yang tugasnya membantu peserta bechmarking selama di hotel, namanya Mas Sugeng. Dialah yang menghandel semua keperluan makan siang dan malam, kecuali makan pagi, karena makan pagi disediakan di hotel.
Setelah menyerahkan 2 nasi kotak, mas Sugeng kembali ke ruang panitia, sambil berpesan ,
“Pak kalau ada kawan satu kamar datang tolong ke kamar 302 untuk ambil nasi,”
“Ya.. Mas.”
Beberapa jam kemudian, pintu kamar diketuk, kemudian saya buka, ternyata kawan lama peserta best practice yang asalnya dari Bali, namanya pak Putu. Dia satu kamar dengan saya. Kemudian saya kenalkan sama istri , anak dan pak Riswan.
Kira-kira jam 16.00, udara di luar agak mendung, segera anak dan istri pulang. Haru dan sedih bercampur saat mau pisah dengan anak dan istri, biarpun air mata tak keluar tapi hati menangis untuk pisah sesaat dengan anak istri untuk pergi ke luar negeri.
Detik-detik kepergian pulang , kupeluk anakku, “ Nak jangan nakal, ayah mau pergi, belajar ya” , kemudian kucium pipi anakku. Taklama kemudian saya pamit sama pak Putu tuk mengantar sampai teras hotel. Sedih rasanya, mengantar masuk mobil avanza B 1559 NKN, kemudian mobil melaju menuju jalan Duren Tiga dan keluar menuju arah semanggi.
Rabu, 20 Juni 2012
NAMA : WIJIYONO, S.Pd. M.Si
TEMPAT/TGL LAHIR: PRAMBANAN KAB. KLATEN, 1O JANUARI 1969
ALAMAT ASAL : TLOGOLOR, TLOGO PRAMBANAN KLATEN JATENG
ALAMAT SEKARANG : PERUMAHAN TELAGA BESTARI BLOK AK NO. 20 CIKUPA TANGERANG
RIWAYAT PENDIDIKAN :
1. SD PRAMBANAN IV PRAMBANAN KLATEN
2. SMP NEGERI 1 PRAMBANAN KLATEN
3. SMA NEGERI 1 KALASAN SLEMAN
4. IKIP NEGERI YOGYAKARTA JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI S1
5. UNIVERSITAS NEGERI SUMATERA UTARA JURUSAN MIKROBIOLOGI S2
6. RENCANA S3........
PRESTASI
1. PENGHARGAAN SEBAGAI GURU PENGABDIAN TERBAIK DARI BUPATI TAPTENG 2004
2. FINALIS LOMBA INOVASI PEMBELAJARAN DAN PENGELOLAAN SEKOLAH TH 2004 TINGKAT NASIONAL
3. FINALIS LOMBA KARYA ILMIAH POPULER TINGKAT SUMATERA UTARA 2005
4. FINALIS LOMBA KARYA ILMIAH POPULER TINGKAT SUMATERA UTARA 2006
5. FINALIS LOMBA PEMBELAJARAN GURU TINGKAT NASIONAL TH 2006
6. FINALIS LOMBA MEDIA PEMBELAJARAN TINGKAT NASIONAL TH 2010
7. JUARA THE BEST PRACTICE TINGKAT NASIONAL TH 2011
8.PARTICIPANTS RESEARCH AND DEVELOPMENT SEAMEO QOTEP IN SCIENCE TH 2011
Reality on the school indicate that, once encountered many problems in the laboratory: Sains planning practical activities is not accordance with the existing curriculum, Science lab utilization is not maximized, Types of tools and materials supporting the implementation of practical activities have not been adequately, Practicum preparation is less, The officer has been no specific laboratory, Educational background is not in accordance with the laboratory work, Administrative science lab is not in accordance with the existing curriculum, Students perceptions of the ability of teachers to implement science lab, Principal policy support to the implementation of practicum less, Parental support for the implementation of the practicum is less, Lack of tools and materials available in laboratory.
Role of the Laboratory in Science Learning.
According to the dictionary, means a place to conduct laboratory experiments (investigations, and so everything that related with physics, chemistry and biology. Meanwhile, according depdiknas (2006) laboratory school is a place or institution where students learn and experiment (investigation) and so on are related to physics and other science education activities. Laboratory is an integral part of teaching and learning activities. This shows how important the role of laboratory activities to achieve oals science education. Rustaman (1995) suggested four reasons for the importance of science lab activities: Practicum of motivational learning sains.Student learning is influenced by motivation. Students are motivated to learn to be serious about learning something. Through laboratory activities, students are given the opportunity to meet the thrust of curiosity and want to be. This principle will support lab activities in which students discover knowledge through the exploration of nature, Develop basic skills lab experiment
Activity is an activity that many experiments conducted by scientists. Experiment process is required some basic skills such as observing, estimating, measuring, and manipulating laboratory equipment. Practical activities to train students to develop the ability to experiment with practice their skills in observing carefully, measure accurately with a simple measuring tools or more sophisticated, use and handle tools safely, designing, conducting and interpreting experiments, Practice to be methods for learning process of sains. Science education experts believe that the best way to learn the scientific approach is to make students as scientis. Learning science should be taken of scientific inquiry to develop the ability to think, work and communicate scientific as well as being an important aspect of life skills. Therefore, learning science in MTs Legok emphasizes providing direct learning experience through the development of process skills and scientific attitudes (Depdiknas, 2006). Practical support the subject matter Practicum provides an opportunity for students to find a theory, and prove the theory. Besides lab work in science learning can form the illustrations for the concepts and principles of IPA. These activities can be concluded that the practice can support students' understanding of subject matter.
LaboratoryManagement
Management is a process of utilization of resources effectively and efficiently to achieve the expected goals are optimal with respect to the sustainability of resource functions. Management should be carried out related to the elements or functions of managers, namely planning, organizing, giving the command, ordination, and control. In the management of the laboratory consist of several aspects : Plan, Structuring, Administrating,Security,maintenance,and supervision. Strategy ofLaboratoryDevelopment: a. Required knowledge development through courses or training labs, b. Discussion of the laboratory exercises should be explicit, c. Data analysis and results of laboratory activities are discussed after the completion of activity, d. It takes planning and organization of laboratory activities, e. The use of the materials used for the demonstration of the surrounding environment.
Sabtu, 28 April 2012
Pra meeting, reuni SMP Negeri 1 Prambanan 2012
2. Widodo : Account Manager HC. Operation Partner Human Capital United Tractor Bekasi
3. Sutarjo : Asisten Manager Perusahaan Jakarta
4. Wijiyono : Kemenag Tangerang
Bagi rekan rekan yang tinggal di wilayah jabotabek yang merasa alumni SMP N 1 Prambanan mohon segera bergabung : Call ke Pak Agus : 081905812988
Minggu, 22 April 2012
TEMU KANGEN SMP 1 PRAMBANAN KLATEN 2012
Jumat, 23 Maret 2012
QITEP IN SCIENCE 2012
Training Course on Environmental Education
Training Course on Earth and Space Science
Training Course on Science Laboratory Management
Training Course on R
research and Development
ICT Based Science Learning
Third International Conference
Please click here for detail information.
-
PENDAHULUAN Karies gigi adalah penyakit yang multifaktorial. Proses terjadinya karies gigi melibatkan sejumlah faktor yang saling ...
-
B AKTERI MANGROVE PERAN DAN FUNGSINYA DALAM EKOSISTEM Cetakan 1-2020, editor Imam ISBN 978-623-6606-10-0 ukuran:14x20 diterbitkan : CV Mada...
-
RIWAYAT HIDUP NAMA : WIJIYONO, S.Pd. M.Si TEMPAT/TGL LAHIR: PRAMBANAN KAB. KLATEN, 1O JANUARI 1969 ALAMAT ASAL : TLOGOLOR,...





